Tingkatkan Kapasitas Organisasi, Pelajar SMK Ma’arif NU Mantup Ikuti PMPK-NU Jilid II
Mantup— Dalam upaya mencetak generasi pemimpin masa depan yang berkarakter dan berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), delegasi siswa-siswi SMK Ma’arif NU Mantup turut ambil bagian dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Siswa (PMPK-NU) Jilid II.
Kegiatan berskala kabupaten ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (22–24 Juni 2026), bertempat di Villa Asia Jaya, Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Berdasarkan edaran resmi yang dikeluarkan, agenda diklat ini merupakan bagian dari rerealisisasi Program Kerja Tahunan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Ma'arif NU & Pondok Pesantren (PP) Kabupaten Lamongan. Acara ini mengumpulkan para aktivis pelajar dari berbagai SMK Ma'arif se-Kabupaten Lamongan untuk digembleng secara mental, wawasan keorganisasian, hingga spiritual.

Selama berada di dataran tinggi Pacet yang sejuk, para perwakilan dari SMK Ma'arif NU Mantup menerima berbagai materi berbobot. Beberapa di antaranya meliputi manajemen organisasi, teknik public speaking, pemecahan masalah (problem solving), serta penguatan ideologi ke-NU-an. Selain sesi kelas, kegiatan juga diisi dengan outbound di alam terbuka guna melatih kekompakan dan kerja sama tim (teamwork).
Kepala SMK Ma’arif NU Mantup, Sukamto, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas partisipasi para siswa dalam ajang bergengsi tersebut.
"Kami sangat mendukung penuh pengiriman delegasi ini. Harapannya, mereka tidak sekadar datang untuk menggugurkan kewajiban, tetapi betul-betul menyerap ilmu di sana untuk kemudian ditularkan kepada teman-temannya di sekolah, khususnya dalam memajukan roda organisasi OSIS," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026).
Sementara itu, salah satu peserta perwakilan dari SMK Ma'arif NU Mantup, Andy Setyo Pambudi. mengaku sangat antusias meski jadwal diklat terbilang padat.
"Acaranya seru dan membuka wawasan. Di sini kami tidak hanya diajari cara memimpin rapat atau membuat proposal, tapi juga diajari bagaimana menjadi pemimpin yang berakhlak dan bisa mengayomi anggotanya," ungkapnya.

PMPK-NU Jilid II resmi ditutup pada Rabu (24/6) siang. Rombongan delegasi dijadwalkan kembali ke Kabupaten Lamongan pada sore harinya dengan membawa bekal semangat baru untuk diimplementasikan di almamater tercinta. (Penulis/Humas SMK)