Wujudkan Generasi Kompeten, Siswa TKJ dan TSM SMK Ma'arif NU Mantup Gelar TEFA Servis Gratis
Mantup — Dalam upaya mengasah keterampilan praktis siswa agar selaras dengan kebutuhan dunia industri, SMK Ma'arif NU Mantup menggelar program Teaching Factory (TEFA) pada hari ini, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini diwujudkan melalui layanan servis komputer dan sepeda motor secara gratis yang dikelola langsung oleh para siswa.
Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di area sekolah ini, melibatkan langsung siswa-siswi dari dua program keahlian unggulan, yakni Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Teknik Sepeda Motor (TSM). Masyarakat sekitar dan warga sekolah tampak antusias memanfaatkan layanan yang berlokasi di Jl. Raya Mantup No.12, Glugu, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini.

Kolaborasi Lintas Jurusan untuk Pelayanan Maksimal
Pelaksanaan TEFA kali ini dibagi menjadi dua pos utama:
- Pos Bengkel TSM: Para siswa jurusan Teknik Sepeda Motor dengan sigap melayani pengecekan mesin, ganti oli, hingga servis ringan kendaraan roda. Mereka didampingi oleh instruktur dan guru produktif untuk memastikan standar operasional prosedur (SOP) layaknya di bengkel resmi tetap terjaga.
- Pos IT dan Teknisi TKJ: Di area servis perangkat, siswa Teknik Komputer dan Jaringan sibuk mendiagnosis berbagai keluhan pada laptop dan komputer keras. Mulai dari instalasi perangkat lunak, pembersihan komponen dalam (cleaning hardware), hingga optimasi sistem dilakukan secara profesional.
Lebih dari Sekadar Praktik Biasa
Kepala Sekolah SMK Ma'arif NU Mantup, Sukamto, S.Pd., sebelumnya telah menyampaikan visinya melalui laman resmi sekolah bahwa pihaknya terus berupaya mewujudkan generasi yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia industri yang semakin berkembang. Program TEFA ini menjadi jembatan agar siswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga merasakan langsung iklim kerja nyata, berinteraksi dengan pelanggan, dan memecahkan masalah teknis secara langsung (problem solving).

"Layanan gratis ini bukan hanya bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga ujian mental dan skill nyata bagi anak-anak kami sebelum mereka benar-benar terjun ke dunia industri paska kelulusan," ujar salah satu guru pendamping kegiatan.
Melalui penerapan Teaching Factory, SMK Ma'arif NU Mantup berharap dapat terus mencetak lulusan vokasi yang berdaya saing tinggi, mandiri, dan siap diserap oleh dunia usaha maupun dunia industri (DUDI).