Logo
SMK MA'ARIF NU MANTUP
PENGUMUMAN
HEBAT (Kompeten & Berdaya Saing) ✦ BERMARTABAT (Berkarakter & Berakhlakul Karimah) ✦ BERKAH (Bermanfaat & Diridai Allah SWT)✨ • Hari Pertama Masuk Tahun Ajaran Baru 2026/2027 (13/07/2026) ••• ✨ Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 (13/07/2026)
00:00:00 WIB
Kembali ke Daftar Berita
Jum'at Hijau: Kreativitas Kokurikuler Siswa SMK Ma'arif NU Mantup Sulap Botol Bekas Jadi Pot Tanaman
12 June 2026
6 Dilihat

Jum'at Hijau: Kreativitas Kokurikuler Siswa SMK Ma'arif NU Mantup Sulap Botol Bekas Jadi Pot Tanaman

MANTUP – Dalam rangka memperkuat karakter peduli lingkungan sekaligus mengasah kreativitas siswa, SMK Ma'arif NU Mantup menggelar kegiatan kokurikuler penanaman bibit buah dan sayur pada Jum'at (12/6). Menariknya, aksi "Jum'at Hijau" kali ini mengusung konsep upcycling (daur ulang kreatif), di mana para siswa memanfaatkan limbah botol plastik bekas sebagai pot tanaman.

Sejak pagi, Siswa SMK Ma’arif NU Mantup berbagai program keahlian tampak antusias mengumpulkan, memotong, melubangi, dan merangkai botol-botol bekas air mineral. Botol-botol yang sebelumnya hanya dianggap limbah ini berhasil disulap menjadi wadah tanam fungsional dan bernilai estetika. Ke dalam pot daur ulang tersebut, para siswa menanam beragam bibit sayuran produktif harian seperti tomat, cabai, dan sawi, beserta sejumlah bibit tanaman buah lokal.

Pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan kokurikuler ini tetap menonjolkan ciri khas sekolah vokasi. Proses pengolahan botol bekas, penentuan takaran media tanam (tanah dan pupuk), hingga instalasi penataan pot dilakukan dengan kedisiplinan dan merujuk pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terstruktur. Hal ini melatih logika berpikir sistematis dan kepatuhan pada prosedur kerja, layaknya saat mereka memecahkan masalah teknis di workshop otomotif, akutansi, perkantoran, maupun laboratorium komputer.

Melalui pemanfaatan botol bekas, sekolah secara proaktif menanamkan pola pikir zero waste (minim sampah). Kolaborasi antar-siswa terbangun sangat solid saat mereka saling berbagi peran—mulai dari tim pemotong botol, tim peracik tanah, tim penanam bibit, hingga tim penyiraman. Kegiatan ini secara langsung melatih kemampuan komunikasi dan kerja sama tim yang esensial di dunia kerja.

"Kegiatan kokurikuler ini bukan sekadar rutinitas menanam, melainkan tantangan bagi siswa untuk mencari solusi inovatif atas masalah limbah plastik di sekitar kita, mengubahnya menjadi sesuatu yang produktif," tegas perwakilan pihak sekolah.

Ke depannya, deretan pot botol bekas yang berisi bibit buah dan sayur ini akan terus dirawat secara berkala oleh para siswa sebagai laboratorium hidup terbuka. Melalui langkah nyata pada hari Jum'at yang penuh berkah ini, SMK Ma'arif NU Mantup berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dan presisi secara kompetensi teknis, tetapi juga memiliki karakter inovatif, adaptif, dan bertanggung jawab terhadap kelestarian bumi.


Bagikan info: WhatsApp Facebook

Komentar (0)

Belum ada komentar pada berita ini. Jadi yang pertama memberikan komentar!